Biodata Suprajarto dan Berita Seputar Kehidupannya

Posted on

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Bank BRI) memutuskan untuk menunjuk Suprajarto sebagai Direktur Utama. Dia menggantikan Asmawi Syam, yang masa jabatannya berakhir pada Maret 2017 tahun lalu.

Namun, Suprajarto kini tiba-tiba ramai berdiskusi. Bankir yang secara paksa dicabut dari posisi direktur pelaksana PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) tanpa pemberitahuan ini menolak hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Tabungan Negara (BTN) sebagai presiden direktur di perumahan tersebut. bank keuangan. Jika Anda ingin mengetahui lebih jelas tentang sosok Suprajarto, silakan simak biodata Suprajarto dan berita seputar kehidupnya.

Biodata Suprajarto

Nama : Suprajarto

Tanggal Lahir : 28 Agustus 1956

Tempat Lahir : Yogyakarta, Jawa Tengah

Zodiak : Virgo

Istri : Jenny Rachman

Agama : Islam

Akun Instagram : @suprajarto_

Berita Seputar Kehidupan Suprajarto

Menjadi seorang bankir memang bukan cita-cita masa kecil mantan Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Suprajarto. Sejak kecil ia memiliki keinginan untuk menjadi seorang birokrat, menurut sosok ayahnya. Ayahnya pernah menjabat sebagai kepala Biro Administrasi Desa di dalam Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Suprajarto menjadikan panutan ayahnya sebagai panutan sehingga ia juga bercita-cita menjadi pegawai di Pemerintah Provinsi Yogyakarta.

Sebelum memutuskan pendidikan sarjana di Departemen Ekonomi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, ia bahkan telah diterima untuk bekerja di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sleman. Karena Bappeda baru saja dibentuk, ada lebih banyak karyawan yang menghadiri pelatihan daripada bekerja.

Dan setelah lulus, ia mencoba melamar di lembaga milik pemerintah di pusat. Ia juga diterima di beberapa lembaga, seperti BRI, Bulog, dan Pertamina. Setelah menimbang, ia akhirnya memutuskan untuk pergi ke BRI karena bank tertua adalah yang pertama menelepon untuk menandatangani perjanjian kerja. Dia meminta izin orang tuanya untuk bekerja di luar negeri. Dan dia juga meminta izin dari ayahnya untuk keluar dari Bappeda Sleman.

Dia mengalami depresi ketika pertama kali mulai bekerja di BRI karena dia ditempatkan di hutan belantara Kalimantan. Setelah hanya beberapa minggu, ia sudah ingin kembali ke Yogyakarta. Uniknya, saat melamar, dia ditawari untuk bisa kembali bekerja di Bappeda Sleman jika dia merasa tidak nyaman bekerja di kantor barunya. Akhirnya, tawaran itu terus terbayang ketika dia ditempatkan di hutan belantara Kalimantan. Setelah dua bulan pertama di Kalimantan, ia merasa sangat tidak nyaman. Namun, pada akhirnya bisa beradaptasi dengan lingkungan kerja. Dia juga gugup karena saat itu belum secara resmi dibebaskan dari Bappeda Sleman.

Sebelum menjadi orang nomor satu dan terpenting di BRI. Pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur di Bank Negara Indonesia (BNI). Kemudian pada tahun 2017 melalui rapat umum pemegang saham (RUPST) tahunan BRI, ia diangkat kembali sebagai Presiden Direktur menggantikan posisi Asmawi Syam yang posisinya telah berakhir.

Selama bertugas di BRI, ia memiliki kinerja yang sangat baik. Ini tercatat dari laba bersih BRI hingga akhir Juni 2019 yang mencapai Rp16,16 triliun. Angka ini merupakan yang tertinggi di antara bank-bank BUMN. Terkait dengan masalah tentang dia menolak keputusan RUPSLB yang menetapkan dia sebagai Direktur Pelaksana BTN. Dan setelah pengunduran diri, ia memilih untuk menikmati waktu bersantai dan akan segera mengadakan pernikahan untuk putranya.

Usaha tidak akan menghianati hasil, maka berusahalah untuk mencapai keinginanmu seperti Suprajarto yang kini sukses karena usahanya. Informasi tentang biodata dan fakta menarik Suprajarto sudah kami paparkan. Semoga selalu amanah dalam tugasnya dan bermanfaat untuk kalian semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *