Biografi Nelson Mandela – Lengkap dengan Profil dan Gaya Kepemimpinannya

Posted on

Biografi Nelson Mandela – Lengkap dengan Profil dan Gaya Kepemimpinannya

Nelson Mandela adalah presiden kulit hitam pertama di Afrika Selatan dan merupakan salah satu tokoh paling berpengaruh dalam membantu membangun apartheid di Afrika Selatan. Setelah menyelesaikan masa kepresidenannya, ia kemudian menjadi pengacara di banyak organisasi sosial dan hak asasi manusia. Mari kita periksa artikel-artikel di bawah ini tentang bagaimana dia selama hidupnya.

Biografi Nelson Mandela

Ia dilahirkan di Mvezo, sebuah desa kecil di Afrika Selatan. Dia adalah orang pertama di keluarganya yang pergi ke sekolah dan diberi nama Nelson oleh seorang guru bahasa Inggris di sana. Kegiatan politiknya dimulai ketika Partai Nasional, yang mendukung kebijakan apartheid pemisahan rasial, memenangkan pemilihan. Dia meluncurkan kampanye aktif melawan metode anti-kekerasan yang terinspirasi oleh Mahatmas Gandh.

Namun, ketika dia mulai menyadari bahwa kekerasan tidak cukup, dia mulai beralih ke perang gerilya untuk mencapai tujuannya. Amerika Serikat menganggap Mandela sebagai teroris dan menolak masuk ke negara itu. Setelah 17 bulan berjalan, Nelson Mandela akhirnya ditangkap dan dipenjara selama 27 tahun. Namun, pada akhir 1980-an, komunitas internasional dan lokal menekan pemerintah Afrika Selatan untuk membebaskan Mandela. Dia akhirnya dibebaskan pada 11 Februari 1990.

Pemilihan multi-rasial pertama di Afrika Selatan, dengan hak suara penuh, diadakan pada tanggal 27 April 1994, Mandela menang dan menjadi presiden kulit hitam pertama di Afrika Selatan. Sebagai presiden, Mandela memimpin transformasi pemerintahan minoritas dan apartheid, memenangkan penghargaan internasional untuk pertahanan nasional dan rekonsiliasi internasional.

Profil Nelson Mandela

Nama Lengkap : Rolihlahla Mandela
Nama Populer : Nelson Mandela
Tanggal Lahir : 18 Juli 1918
Tempat Lahir : Mvezo, Afrika Selatan
Zodiak : Cancer
Profesi : Revolusioner Antiapartheid dan Presiden Afrika
Pasangan : Evelyn Ntoko Mase (1944–1957), Winnie Madikizela (1958–1996), Graça Machel (1998–2013 hingga kematiannya)
Anak : Madiba Thembekile, Makgatho Lewanika, Makaziwe, Maki, Zenani, Zindziswa
Wafat : 5 Desember 2013

Gaya kepemimpinan Nelson Mandela

Secara alami, kepemimpinan selalu lebih penting daripada strategi, setidaknya di bawah Nelson Mandela, kepemimpinan dapat dianggap sebagai salah satu tokoh anti-apartheid politik paling terkemuka di Afrika Selatan. Itu juga membutuhkan lebih dari satu pemimpin heroik di tingkat tertinggi untuk mengubah arah Institut sebagai sebuah bangsa. Begitulah sebuah pernyataan dari seorang Brian Bacon sebagai kontributor oxfordleadership.com.

Hal tersebut pun telah dijelaskan saat mengubah arah institusi maupun bangsa, karena membutuhkan pemimpin heroik di level tertinggi. Bahkan dengan salah satu pemimpin yang paling berani dan karismatik, butuh lebih dari satu generasi untuk memindahkan sebagian besar penduduk keluar dari kemiskinan ke kelas menengah. Mengubah / mengubah bangsa (sebagai perusahaan besar, tentu saja), menginspirasi para pemimpin yang bertanggung jawab atas perubahan tersebut. Hal ini dibutuhkan juga di level bawah, bukan hanya di level atas.

Sekitar 20 tahun setelah sistem apartheid berakhir, warga Afrika Selatan masih mencari model kepemimpinan baru untuk memenuhi tujuan Nelson Mandela di tengah masalah yang muncul, termasuk korupsi pemerintah yang meluas, pengangguran meningkat hingga 40%, tingkat sekolah rendah, tingkat kemiskinan tinggi.

Tantangan-tantangan ini tidak dapat diselesaikan hanya dengan kepemimpinan inspirasional top-down. Untuk menyelesaikan suatu masalah tersebut yaitu melalui para pemimpin yang serius dalam menemukan solusi untuk mengatasi korupsi dan mengkader para pemimpin yang akan membuat sesuatunya lebih menjadi sebuah kenyataan pada tiap level institusi kepada bangsa tersebut.

Meskipun Nelson Mandela dianggap sebagai pemimpin paling penting dalam perang melawan anti diskriminasi kulit. Beberapa orang bahkan mempertanyakan apakah Mandela dianggap sebagai perubahan besar (a great transformer) yang perlu diingat hanya karena ia tidak dapat membuat perubahan bagi kebanyakan orang di bidang ekonomi dan sosial.

Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa orang Afrika Selatan dalam resesi dibandingkan dengan apartheid. Yang miskin menjadi semakin miskin dan yang kaya menjadi tambah kaya. Semua keberhasilan tersebut, Nelson Mandela nampaknya kurang mampu dalam mengembangkan pemimpin di sekitarnya dengan moral seperti dia maupun lebih baik.

Penjara kepemimpinannya telah dinodai oleh budaya keserakahan dan korupsi di partai yang berkuasa di semua tingkatan kepemimpinan. Secara langsung, Mandela tidak bisa disalahkan, namun ia dapat dikritik karena para pemimpin partai lama yang memperkaya diri mereka sendiri tidak direkomendasikan dalam menghadapi suatu kemiskinan di masyarakat Afrika Selatan.

Bahkan, penarikan Mandela dari lembaga itu lebih buruk setelah meninggalkan kantor dan meninggalkan fase politik. Mereka masih mengalami masalah, tetapi mereka belum menemukan formula. Pemimpin besar juga perlu mengembangkan pemimpin besar untuk memperburuk keadaan.

Itulah beberapa informasi tentang Nelson Mandela yang dapat Anda ketahui. Sungguh ia adalah pahlawan yang patut kita contoh karena kegigihan dan juga keberaniannya. Semoga beliau tenang di alam sana, karya dan kenangannya yang akan menjadi motivasi bagi kita semua.

Artikel Lainnya :

BJ Habibie – Biografi, Biodata, Profil dan Kabar Terbarunya

Tokoh Sumpah Pemuda – Biodata, Biografi, Profil Singkatnya

Tokoh Kesehatan Internasional